Apa Kabar Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta (Pemkot Solo) terus berupaya memaksimalkan penerimaan daerah dari sektor pajak, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Salah satu strategi yang dijalankan ialah program jemput bola, yakni menghadirkan layanan loket pembayaran langsung ke lingkungan warga.

Langkah ini terbukti efektif sejak pertama kali dijalankan pada 2023, dan tahun ini kembali dilanjutkan untuk mempermudah wajib pajak dalam melaksanakan kewajibannya.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Surakarta (Bapenda Solo), menyebutkan bahwa program jemput bola merupakan inovasi yang lahir dari kebutuhan warga yang kesulitan menjangkau kantor pelayanan pajak. Dengan adanya loket keliling yang mendatangi kampung-kampung, penerimaan pajak dapat meningkat signifika n karena tingkat partisipasi wajib pajak juga bertambah.
Baca Juga : Ratusan siswa SMP di Solo ikuti ekskul gim Roblox
Hadirkan Loket Pembayaran di Permukiman
Dalam pelaksanaan jemput bola, Bapenda Solo bekerja sama dengan kelurahan untuk menentukan lokasi strategis tempat loket pembayaran sementara didirikan. Biasanya, loket ditempatkan di balai kelurahan atau balai RW agar mudah diakses. Petugas Bapenda datang lengkap dengan perangkat pembayaran digital dan sistem administrasi agar proses transaksi dapat dilakukan dengan cepat dan transparan.
Selain itu, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada warga tentang pentingnya membayar PBB-P2 tepat waktu serta penjelasan mengenai penggunaan dana pajak untuk pembangunan daerah, seperti perbaikan infrastruktur, layanan pendidikan, hingga kesehatan.
Respons Positif dari Warga
Langkah ini mendapat apresiasi dari warga karena sangat membantu, terutama bagi para lansia atau warga yang memiliki keterbatasan mobilitas. Banyak warga mengaku lebih termotivasi membayar pajak karena tidak perlu lagi datang ke kantor Bapenda atau antre panjang. “Kalau ada petugas datang ke kelurahan, jadi lebih gampang dan cepat,” ujar salah satu warga Solo yang telah memanfaatkan layanan jemput bola.
Peningkatan kesadaran membayar pajak ini berdampak positif pada penerimaan PBB-P2 yang terus menunjukkan tren naik dalam dua tahun terakhir.
Terus Diperluas ke Seluruh Kelurahan
Pemkot Solo berencana memperluas cakupan program jemput bola ke seluruh kelurahan di Kota Surakarta. Harapannya, seluruh wajib pajak dapat menjangkau layanan ini, sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) secara berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, Pemkot Solo optimistis target penerimaan PBB-P2 pada tahun ini dapat tercapai bahkan melampaui proyeksi awal.






